Batu Bata
Tanaman Jagung
Kecapi
Tanaman Padi
Tanaman Timun

Kamis, 25 Juli 2019

Malam Inagurasi KKN kelompok 55 Universitas Trunojoyo Madura Didesa Batobella



Malam inagurasi  24/0719 yang juga merupakan acara terakhir anggota KKN kelompok 55 UTM sebagai ucapaan terimakasih kepada seluruh warga batobella yang dilaksanakan di kediaman bapak khori, Adapun rangkaian acara tersebut berupa;

1. Pembukaan
2. Sambutan
3. Pemberian hadiah lomba
4. Pemberian kenang2an kepada kepala desa batobella
5. Sesi photo bersama warga

Sebagian acara tersebut tidak lepas dari berbagai penampilan dari pemuda/i warga desa batobella dan juga persembahan terakhir dari anggota kkn55 utm sebagai salam perpisahan.
Acara ini dihadiri oleh keluarga Bapak Klebun Batobella, Carek batobella serta seluruh apel (Kepala Dusun) desa batobella, juga dihadiri Bapak KH. Mujib yang merupakan ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Muta'allimin.




KKN 55 UTM Mengadakan Lomda Tartilul Qur'an Dan Lomba Adzan





KKN 55 UTM Mengadakan Lomda Tartilul Qur'an Dan Lomba Adzan

21/07/19
KKN 55 UTM Mengadakan Lomba Tartilul Qur'an Dan Lomba Adzan Untuk anak-anak yang ikut Les maupun tidak.
diikuti lebih sebanyak 50 peserta Lomba dan dilaksanakan di Langgar dikediaman Bapak klebun Batobella juga disertai ibu-ibu peserta lomba yang menyemangati anak anaknya untuk mengikuti lomba.
Lomba Adzan ini melatih anak anak untuk menjadi regenerasi Muadzin-muadzin.




KKN55 UTM mengadakan Lomba (OUT BOND) Bersama Anak peserta didik LES



KKN55 UTM mengadakan Lomba (OUT BOND) Bersama Anak peserta didik LES

(21/07/19)
KKN Kelompok 55 UTM Mengadakan lomba, selain sebagai hiburan untuk anak-anak LES juga sebagai Penyemangat dan juga sebagai ajang melatih mental anak-anak untuk semangat meraih Juara 1 (Pertama).

Lomba yang diikuti anak anak antarai lain adalah:
1. Makan Krupuk
2. Balon Music
3. Paku Dalam Botol
4. Kelereng

Lomba bagi anak juga banyak sekali dampak poatif nya yaitu sebagai mengenalkan pada anak-anak untuk mengajarkan arti menang dan kalah dalam hidup, memecahkan masalah dan bisa mengambil keputusan, belajar mengenal kekuatan dan kelemahannya, Melatih anak-anak berhubungan dengan lingkungan baru serta rasa semangat untuk memenangkan perlombaan.




KKN 55 UTM mengadakan Sikat Gigi Sehat Di desa Batobella


Pada tanggal (17/07/19)  KKN55 UTM mengadakan Sikat Gigi
sehat bagi anak anak warga batobella. Guna mengajarkan bagaimana anak-anak cara menyikat gigi yang baik dan benar, juga untuk tidak berlebihan dalam menggunakan pasta gigi, karna pasta gigi mengandung Floride yang jika digunakan berlebihan tidak baik untuk kesehatan gigi anak.
Kegiatan ini dilaksanakan di halaman rumah Bapak klebun Batobella yang diikuti kurang lebih 20 anak anak desa batobella.



Minggu, 21 Juli 2019

Potensi Desa Batobella oleh "KKN55 UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA"

POTENSI DESA BATOBELLA
Mengetahui potensi ekonomi desa menjadi sangat penting saat ini. Mengapa? Karena, ini merupakan salah satu langkah awal dalam upaya meningkatkan kualitas ekonomi di seluruh pelosok negeri. Sekitar kurang lebih sepuluh tahun terakhir, pemerintah telah gencar menggenjot ekonomi daerah. Caranya melalui beberapa program yang ditujukan ke desa-desa. Tujuan tak lain adalah untuk pemerataan pembangunan dan ekonomi. Sebagai wujud dari nilai yang terkandung di dalam UUD 1945.
DESA BATOBELLA memiliki banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.  Potensi tersebut meliputi antara lain: potensi sumber daya alam (SDA), potensi kelembagaan sosial, potensi sumber daya manusia (SDM), potensi sumberdaya sosial budaya, potensi sumber daya kepariwisataan,  potensi sumberdaya ekonomi kreatif
Potensi sumberdaya alam (SDA)
Beberapa potensi sumberdaya alam (SDA) desa yang dapat menjadi modal dasar pembangunan ekonomi  desa Batobella dalam kurun waktu 6 (enam) tahun mendatang antara lain:
1. Tanah Liat, Tanah Merah
Di desa Batobella, Tanah di desa Batobella hampir disemua dusunnya merupakan tanah merah, yang bisa dikelola menjadi Batu Bata, dimana warga memanfaatkan sumber daya alam ini menjadi bahan bangunan atau menjadi sumber tenaga kerja bagi warga Batobella, yang mana di setiap dusunnya pasti ada pabrik pembuatan Batu Bata, dan dalam sehari seorang warga bisa menghasilkan kurang lebih 2000 Batu bata jika produksinya lancar dalam sehari, dan jika tidak maka tiap harinya menghasilkan 400 Batu bata.
2. Tanaman Unggulan Desa
Tanaman unggulan desa yang dihasilkan warga batobela antara lain adalah,
Jagung
Jagung biasanya dimanfaatkan warga batobella  untuk campuran beras menjadi nasi biasa disebut nasi jagung, jagung juga biasanya dimanfaatkan warga sebagai lauk yang dicampur dengan tepung udang dan lain-lain.
Kacang
Kacang biasanya dimanfaatkan warga batobella untuk membuat rempeyek,kacang rebus dan kacang goring,ancang dan gulali.
Singkong
Singkong biasanya dimanfaatkan warga batobella untuk membuat keripik singkong,bonggol,pespes,jembleng.
Padi
Padi biasanya dijadikan warga batobella sebagai makanan pokok sehari-hari.padi setelah dimasak lalu menjadi nasi kemudian dimakan dengan lauk pauk.
Dimana kebanyakan warga Batobella menjadikan tanaman unggulan desa diatas untuk dijual kembali, dan sangat jarang sekali untuk dijadikan sebagai bahan olahan untuk dan dijual dipasaran/di toko-toko terdekat. Karna kurangnya Ide untuk mengolah tanaman unggulan tersebut, atau kurangnya minat warga Batobella untuk membeli bahan olahan dari tanaman unggulan desa tersebut.
3. Ternak unggulan desa
  usaha budidaya ternak seperti: sapi, kambing, babi, ayam buras dan ras, itik, dan lainnya masih cukup mampu untuk mendongkrak ekonomi keluarga.   Istilah celengan di masyarakat yang berarti investasi mikro di sektor ternak banyak dilakoni penduduk dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi desa, paling tidak untuk mengimbangi prilaku konsumtif.  ternak ayam, babi, itik, dan sapi banyak dibutuhkan untuk kepentingan pelaksanaan upacara ritual yadnya.  Jika warga dapat memenuhi kebutuhan ini dari dalam desanya sendiri, itu berarti akan dapat menguatkan ekonomi desa itu sendiri. Potensi ini juga belum maksimal dimanfaatkan warga. Usaha ternak ayam ras paling tinggi di desa  diikuti usaha ternak unggas lainnya, disusul usaha ternak babi, sapi dan kambing.
4. Perkebunan
Pisang
Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari musaceae.beberapa jenisnya (musa acuminate,M.balbisiana,dan M.xparadisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama.buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari yang disebut sisir.hampir semua pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang,meskipun ada beberapa yang berwarna jingga,merah,hijau,ungu,atau bahkan hampir hitam.buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energy(karbohidrat) dan mineral,terutama kalium.pisang biasanya dimanfaatkan sebagai gorengan pisang,keripik pisang,kolak,nagasari,molen.
Kecapi
Kecapi sentul atau ketuat adalah nama sejenis buah dan juga pohon penghasilnya.nama-nama lainnya adalah kechapi(mal),sentol,santol atau wild mangosteen(ingg),santor(fil)dan lain-lain.nama ilmiahnya sandoricum koetjape (burm.f) merr. Buah Kecapi ini biasanya oleh warga batobella dijual ke pasar sebagai pendapatan tambahan.
Pepaya
Papaya biasanya dimanfaatkan oleh warga batobella dibuat rujak,sayur,dibuat masker akan tetapi warga batobella masih tabu tentang hal tersebut.
Mangga
Manga biasanya dimanfaatkan oleh warga batobella sebagai rujak,campuran pepes ikan,manisan.mangga juga menjual ke pasar sebagai pendapatan tambahan.
Durian
Durian buah ini biasanya berbuah setahun sekali pada musim tertentu.biasanya warga batobella menjualnya ke pasar sebagai tambahan pendapatan.
5. Sumber daya alam berupa Gunung
Didesa Batobella terdapat Gunung yang mungkin terlepas dari perhatian warga, gunung tersebut juga merupakan tempat beradanya batu yang terbelah, asal dari terbentuknya nama Batobella, didesa tobella. Ini bisa dijadikan sebagai tempat wisata warga Desa Batobella atau Warga lain desa, tapi Karna medan perjalan yang ditempuh untuk mencapai ke gunung ini cukup curam dan tidak tersentuh aspal, maka jarang juga warga yang berkunjung ke tempat dimana asal usul desa ini tercipta.

potensi kelembagaan sosial
Potensi kelembagaan sosial yang ada di Desa Batobella adalah antara lain:
Muslimatan
Kegiatan ini adalah mengaji Yasinan, Sholawatan dan Doa bersama setiap malam jumat. Dilakukan oleh Ibu-ibu warga batobella dikediman masing-masing muslimat secara bergantian. Acra ini hanya dilakukan oleh Ibu-ibu warga Desa Batobella, sedangkan acara untuk anak muda/santri dinamkan FATAYATAN yang berada dibawah asuhan Muslimatan.
Fatayatan
Kegiatan ini adalah acara Khotmil alquran, dan Istighosah dimana kegiatan ini dilakukan setiap hari jumat manis, oleh ibu-ibu dan santri pondok pesan Darul Muta’allimin Batobella yang di laksanakan secara acak di rumah setiap warga yang ikut serta dalam kegitan tersebut. Juga acara yang terakhir adalah arisan ibu-ibu pada acara ini.
Acara ini diketuai oleh Syamsiah selaku pengurus Muslimat di Desa Batobella kegiatan ini sudah berjalan sejak 10 tahunan dan diikuti oleh kurang lebih 35 Ibu-ibu desa Batobella.
potensi Sumber daya Industri
ANYAMAN
Menganyam berarti mengatur bilah atau lembaran-lem baran secara tindih-menindih dan silang menyilang. Bilah atau lembaran-lembaran yang diatur tersebut dapat berupa bambu, janur, kertas, rotan.
Warga desa Batobela masih banyak yang melakukan pekerjaan menganyam. Mereka membuat hiasan dinding, alat dapur, tikar, dinding anyaman bambu dan peralatan rumah tangga untuk dipakai sendiri atau untuk dijual.
Pemilihan Bahan Yang Tepat Untuk Dianyam
Adapun untuk bahan yang bisa digunakan untuk dianyam yaitu:
Bambu
Janur
Kertas
Rotan
Pemilihan bahan untuk berkarya kerajinan anyaman perlu memperhatikan fungsi dan keindahan benda yang akan dibuat. Dalam pemilihan bahan yang tidak tepat dapat menyebabkan benda anyaman mudah rusak. Benda anyaman mungkin juga tidak indah, dan tidak aman untuk digunakan.
Sebagai contoh untuk membuat keranjang, geddeng, cobbuk nasi, budek nasi, tas ayam capil, dan tabing (dinding), karena selain kuat bambu juga mudah untuk dibentuk.
Bambu
bersifat lunak, mudah dihaluskan dengan pisau atau ampelas. Oleha karena itu, geddeng, cobbuk dan tabing dll. aman digunakan, kuat dan indah. Biasanya di desa Batobella yang umum digunakan adalah :
Geddeng
Geddeng adalah alat  pemisah beras dan padi atau melokoknya, yang biasa digunakan oleh warga Batobella, khususnya ibu rumah tangga sebelum menanak nasi.
Capil
Capil adalah topi yang terbuat dari anyaman bambu yang digunakan oleh warga Batobella baik ibu-ibu atau bapak-bpak biasanya digunakan untukpelindung kepala dari sinar matahari saat proses tanam-menanam disawah, ataujuga sering digunakan untuk memotong rumput (Ngarek) untuk makan sapi.
Cobbuk
Cobbuk adalah alat yang digunakan untuk mencuci beras, warga desa Batobella masih banyak yang menggunakan alat ini, karna dirasa lebih bagus, dan tahan lama, karna cara mengayamnya lebih renggang, sehingga air beras bisa langsung mengalir dari anyaman cobbuk tadi, dan juga dirasa lebih efektif dalam mencuci beras.
Tas ayam
Adalah biasa digunakan bapak-bpak untuk membeli atau menjual ayam ke pasar
Benda anyaman mungkin juga tidak indah dan tidak aman untuk digunakan. Sebagai contoh untuk membuat keranjang dan bakul dipilih bahan bambu, karena selain kuat bambu juga mudah dibentuk. Bambu bersifat lunak, mudah dihaluskan dengan pisau atau ampelas. Oleh karena itu, keranjang dan bakul bambu aman digunakan, kuat dan indah. Bayangkan jika keranjang dan bakul nasi dibuat dari daun kelapa atau kertas. Walaupun keranjang atau bakul nasi tersebut terlihat indah tetapi tidak dapat digunakan karena tidak kuat
Selongsong ketupat
 juga dibuat dengan teknik menganyam. Bahan yang baik untuk membuat selongsong ketupat yakni janur, daun pandan dan daun lontar. Bahan-bahn tersebut mudah dianyam dan aman. Kerajinan anyaman janur selain selongsong ketupat yakni kisa “tempat ayam” dan anyaman dekorasi pesta perkawinan. Dalam pemilihan bahan untuk berkarya kerajinan anyaman perlu memperhatikan fungsi dan keindahan benda yang akan dibuat. Pemilihan bahan yang tidak tepat dapat menyebabkan benda anyaman mudah rusak.
Selongsong ketupat juga dibuat dengan teknik menganyam. Bahan yang baik untuk membuat selongsong ketupat yakni janur, daun pandan dan daun lontar. Bahan-bahan tersebut mudah dianyam dan aman. Kerajinan anyaman janur selain selongsong ketupat yakni kisa “tempat ayam” dan anyaman dekorasi pesta perkawinan. Anyaman dari bahan kertas hanya tepat dan baik digunakan untuk membuat hiasan dinding, hiasan pigura dan hiasan benda-benda kerajinan seperti tempat pensil atau sampul buku.
potensi Sumber daya Seni dan Budaya
Rabbana Hadroh
Rabbana Hadroh adalah sebuah musik yang bernafaskan Islami yaitu dengan melantukan Sholawat Nabi diiringi dengan alat tabuhan dengan alat tertentu, mungkin ketika anda telusuri hadrah itu berasal dari Kebudayaan Timur Tengah lebih tepatnya dikenal dengan Marawis di Negeri Asalnya.
Hadrah masuk ke Indonesia diperkirakan sudah agak lama dan dibawa oleh pedagang-pedagang Arab ke tanah Melayu setelah agak lama di Melayu kemudian tersebarlah ke penjuru Nusantara dengan dibawa pedagang-pedagang Arab atau Melayu dan diperkirakan sekitar Abad 18 masuklah Hadrah di Tanah Madura tepatnya di Sumenep dibawa oleh para Pedagang-Pedagang Arab dan Melayu, mereka membaur ke masyarakat sekitar dan memperkenalkan Hadrah kepada masyarakat dan secara tidak langsung Hadrah mulai dikenal oleh masyarakat sampai saat ini.
Di Batobella sendiri Hadrah menjadi popular karena masuk di Pesantren yang diasuh oleh Kh.Adbul Mujib Chotib tepatnya di Dusun Denarah yang ada di Batobella dan uniknya lagi Hadrah di Batobella  mempunyai perbedaan tersendiri yaitu mulai dari nama alat tabuhnya sampai nama-nama pemainnya, berikut penjabaran dari nama-nama alat tabuh dan para pemain Hadrah :
Alat Tabuh Berupa Gendang dan dibagi menjadi 3 Jenis yaitu :
1. Gendhang Korbiyen
2. Gendhang Budu’en
3. Gendhang Peca’an
Drumband
Drumband adalah salah satu kesenian yang ada didesa batobella,dibatobella sendiri drumband  ada 3 yaitu ada di dusun perkoning 2 drumband  dan di dengarah 1 drumband yang diketuai oleh bapak badrun dimana pada drumband ini terdapat barongsai, yang biasanya dimainkan oleh para remaja batobella kurang lebih 23 0rang.drumband ini dimainkan pada saat-saat tertentu seperti acara manten,karnaval,haflatul imtihan,dan acara lomba-lomba tertentu.dan pendapatan setiap orang berkisar antara Rp 20.000- Rp 25.000.
Potensi Sumber daya manusia (SDM)
merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan di samping faktor lain seperti modal. Oleh karena itu, SDM harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi Desa, sebagai salah satu fungsi dalam peranan pentig yang dikenal dengan manajemen sumber daya manusia (MSDM). MSDM tersebut dilakukan baik di daerah pedesaann maupun daerah perkotaan. Namun. Dimana pedesaan merupakan penopang ekonomi perkotaan. Jika SDM di pedesaan dibangun dan diorganisasi serta diberi pendidikan dan pelatihan yang baik, bukan tidak mungkin akan berkembang seperti SDM yang berada di perkotaan dimana mereka dapat menguasai teknologi. Sehingga diharapkan jika SDM baik di perkotaan maupun pedesaan dapat berkembang dengan pesat dan baik, maka Negara Indonesia yang termasuk dalam lima besar negara berpenduduk terbesar di dunia.
Dalam membangun ekonomi desa, warga Batobella juga melangsungkan gotong royong baik berupa gotong royong permodalan seperti koperasi, maupun gotong royong  perguliran pembiayaan seperti arisan dana dan barang.  Pola pembangunan ekonomi seperti ini akan melahirkan pemerataan ekonomi keluarg


Sabtu, 20 Juli 2019

KKN55 Tematik UTM, Turut mendisiplikan siswa baru MTS -SMA Di Yayasan Darul Muta'allimin selama Masa Orientasi Siswa (MOS) Masa bhakti 2019-2010

KKN55 Tematik UTM, Turut mendisiplikan siswa baru MTS -SMA Di Yayasan Darul Muta'allimin selama Masa Orientasi Siswa (MOS) Masa bhakti 2019-2010

MOS (Masa Orientasi Siswa) yang dilaksanakan (15/07/2019) sampai tanggal 17/072019 KKN55 UTM turut serta dalam proses menanamkan Mindset Disiplin, Keterampilan, Kesehatan Melalui beberapa aspek

1. Penyampaian Materi
Yang berupa, Keorganisasian,Kebangsaan, Kepemimpinan, Aswaja, Dasar-Dasar Pramuka, Pengenalan PMR (Palang Merah Remaja) Dan Motivasi Hidup.

2. Senam Sehat
Senam sehat yang dilakukan bersama oleh seluruh siswa Darul Muta'allimin desa Batobella dilapangan Bola tepat (16/072019) dihadiri pula oleh Bapak kepala sekolah MA Darul Muta'allimin, Bapak Barud.

3. Pelatihan Baris Berbaria
Pelatihan Baris Berbaris yang dilakukan hanya oleh siswa baru MA-MTS Darul Muta'allimin yang Dipandu langusung oleh TNI kec. Gegger.

Dengan adanya MOS ini diharapkan siswa dapat lebih tegas, dan disiplin terhadap segala hal yang dilakukan, serta mempunyai sikap/sifat KEPEMIMPINAN yang baik dalam pribadi individu.

Mahasiswa KKN 55 UTM (Universitas Trunojoyo Madura) berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu di dsn Dengarah




Mahasiswa KKN 55 UTM (Universitas Trunojoyo Madura) berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu di dsn Dengarah (20/07/2019), dalam kegiatan ini mahasiswa KKN 55 UTM membantu melayani masyarakat khusunya program bulanan kesehatan desa, yaitu imuniasasi balita dan batita di dusun Dengarah. Biasanya kegiatan ini rutin dilakukan setiap satu bulan sekali. Masyarakat sangat antusias datang ke posyandu. Tidak hanya itu posyandu yang di pandu oleh bidan Nanik di dusun Dengarah juga mengobati masyarakat yang sudah tua renta, mayoritas dari mereka mengeluhkan penyakit reumatik, diabet dan gatal-gatal alergi. Selain itu bidan Nanik melayani bumil (Ibu hamil) yang memerikasakan kondisi kandungannya.
Bidan Nanik berpesan pada mahasiswa KKN 55 UTM untuk berpartisipasi di bidang kesehatan agar bisa berbaur dengan masyarakat sekitar. Tidak hanya itu beliau juga berkata "Bagus kalian ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, dengan begitu kalian bisa tahu bagaimana kesehatan masyar akat di pedesaan terutama kesehatan anak-anaknya".