Selasa, 16 Juli 2019

Pelatihan Produk Unggulan "KRIJA" (Kripik Jagung) Oleh KKN55 UTM di Desa BATOBELLA



Pelatihan Produk Unggulan Krija(Kripik Jagung) oleh kelompok KKN 55 Mahasiswa UTM di Desa Batu bellah kec. Geger Kb. Bangkalan
Desa batu bellah Kec. Geger, Kab. Bangkalan- Pada hari Minggu d (14/07/2019) mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura (UTM)  mengadakan Pelatihan Pengolahan Kripik jagung. Pelatihan ini bertempat di Dsn. Cangkreng Desa Batu Bellah. Warga Desa Batu Bellah, ibu-ibu PKK serta remaja desa.

Jagung merupakan salah satu bahan pokok makanan masyarakat batu bellah khususnya Dsn. cangkreng yang banyak di jadikan konsumsi maupun sebagai mata pencarian untuk menambah penghasilan Ekonomi warga Dsn cangkreng. Jagung juga bisa di jual kiluan. Dipasar terdekat. untuk di Jadikan konsumsi pangan Ayam, dll. Di Desa batu bellah Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan,
Dalam kesempatan ini,  mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menyumbangkan inovasi pemikiran olahan Jagung yakni dengan mengolah Jagung menjadi kripikk jagung. kripik Jagung menjadi salah satu produk unggulan KKN 55. Dan di adakan pelatihan oleh KKN 55 UTM 2019 Di Desa Batu Bellah. (14/07/2019). bagaimana caranya membuat kripik Jagung.
Dalam pelatihan ini terdiri dari penyampaian materi, tanya jawab, kritik dan saran serta praktek pembuatan kripik jagung (Krija). Pemasaran produk ini bisa di lakukan di pasar atau Di distribusikan ke toko.

Dan alhamdulillah pelatihan krija (Kripik Jagung) di Ds. Batobella diterima dengan baik. "Terimakasih juga sudah memberi motivasi baru, kita bisa tau dan bisa berjualan lewat kripik jagung ini" ujar ibu mina yang membawa produk hasil pelatihan tadi dibawa pulang untuk di cicipi dengan sang suami.
"Alhamdulillah dengan ini kami bisa berjualan di lomba-lomba". "Dan juga bisa di titipkan kesetiap warung, dan hasilnya dibagi untung" - Ujar bapak Samiin selaku kepala Dusun Cangkreng.


Dalam pelatihan ini dihadiri oleh  kepala Dsn. Cangkreng yakni bpk sami'in (panggilan akrabnya Apel) dalam sambutannya beliau mengatakan "saya harap warga memeperhatikan dengan baik pelatihan ini meskipun sebagian sudah tahu pengolahan pembuatan kripik dan apabila ibu PKK mencoba membuatv. produk ini maka akan dikoordinasikan dengan kepala Dsn ( Kadus).
Kami Dari KKN 55 UTM 2019. Mengharap dengan adanya pelatihan ini , produk kripik jagung dapat diproduksi oleh warga baik dikonsumsi sebagai makan ringan maupun dibuat peluang usaha untuk menambah pengahasilan warga.

Produk Unggulan
A. KRIJA (Kripik Jagung)
>ALAT
-Pisau
-Parutan
-Bakul
-Nampan
-Sendok
-Gelas
-Panci
-Cobek dan Ulekan
-Plastik es lilin
-Plastik Pembungkus Krupuk

>BAHAN
-Jagung
-Tepung Tapioka (Tepung Kanji)
-Obat krupuk
-Bawang Putih
-Air
-Daun Bawang
-Bubuk Balado

>Cara Pembuatan
1. Siapkan Parutan, disini yang di gunakan adalah parutan untuk kelapa biasa.  Lalu kemudian parut jagung sebanyak 3 Buah jagung.
2. Setelah selesai memarut jagung,  masukan tepung tapioka (Kanji)  ke dalam bakul yang sudah berisi parutan jagung sebanyak 3 Gelas. Aduk hingga rata
3. Lalu masukan air sedikit demi sedikit sampek adonan mengental,  setalah it masukan obat krupuk sebanyak 3 sendok makan, tidak perlu di tambah garam karena obat krupuknya sudah mengandung garam.
4. Setelah di aduk rata,  lalu masukan daun bawang yang sudah di iris tipis dan kecil-kecil.  Aduk kembali hingga rata
5. Kemudian ulek bawang putih sebanyak 5 siung bawang putih,  setelah halus masukan dalam adonan, lalu aduk sampai rata kembali.
6. Setelah adonan tercampur semua,  masukan dalam plastik es lilin,  agar saat di potong hasilnya bagus dan rapi.
7. Setelah itu rebus adonan kripik jagung. Rebus sampai warna adonan tadi menjadi kecoklatan.
8. Setelah di rebus,  diamkan adonan kiripik jagung tersebut selama 3 jam sammpai 1 hari,  jika ingin lebih padat tunggu sampai 1 hari.
9. Setelah itu,  Adonan KRIJA (Kripik Jagung) di iris tipis-tipis dan di susun dalam nampan.
10. Setelah itu,  jemur adonan yang sudah di iris tadi di bawah terik matahari.  Jika cuaca panas maka cukup 1 hari menjemurnya,  tapi jika cuaca tak menentu maka membutuhkan waktu 2-3 hari.
11. Setelah di jemur dan kering adonan KRIJA siap di goreng dan di masukan dalam kemasan plastiknya.
12. Setelah di kemas KRIJA pun sudah jadi dan siap di jual ataupun di konsumsi oleh warga atau konsumen.
> Untuk harga jual perKRIJA di bandrol dengan harga Rp. 1000 per kemasan,  karena harga yang terjangkau tersebut membuat ibu-ibu antusias mencoba membuat dan menjualnya,  karena keuantungan yang akan di dapat sangat banyak.
> Pangsa pasar KRIJA yaitu dari anak-anak sampek dewasa tidka di khususkan untuk lansia. Karena KRIJA ini cocok untuk cemilan dan sehat serta gurih dan amat renyah degan harga terjangkau.

B.  JASUKE (Jagung Susu Keju)
>ALAT
-Pisau
-Bakul
-Panci
-Sendok
-Parutan Keju
>BAHAN
-Jagung
-Mentega
-Air
-Keju
-Susu

>CARA PEMBUATAN
1. Siapkan pisau, lalu iris jagung dan kulitin tapi dalam keadaan utuh satu persatu jagung, lalu taruh dalam bakul.
2. Setelah itu cuci jagung yang sudah di kupas tadi,  taroh dalam panci yang sudah berisi air.
3. Lalu rebus jagung hingga lembut dan matang.
4. Setelah jagung matang,  tiriskan jagung dari airnya dan saat jagung masih hangat-hangatnya berikan 2-3 sendok makan mentega ke dalam jagungnya.
5. Setelah jagung dan mentega tercampur dengan rata, jagungpun siap di kemas, pengemasannya sangat mudah yaitu :
a.  Masukan jagung ke dalam cup sedang sebanyak setengah cup.
b.  Lalu parut keju, dan masukan ke dalam cup yang sudah berisi jagung tadi.
c.  Setalah itu masukan susu ke dalam cup yang sudah berisi jagung dan keju tadi.
d.  JASUKE pun siap di sajikan di konsumsi.
> Untuk JASUKE sendiri per cup di bandrol dengan harga Rp 3000.
> Pangsa pasar untuk JASUKE yaitu anak-anak sampai remaja usia 25an,  karena JASUKE ini memiliki rasa yang manis yang sangat di sukai anak-anak,  dengan gizi dan khaziat yang tidak kalah bagus.  Sasaran di desa BATOBELA ini yaitu anak-anak sekolah mulai dari TK,  SD,  SMP dan MA. Serta jika ada kegiatan seperti halnya Imtihanan.

1 komentar: