Tanaman Jagung

Jagung (Zea mays) adalah salah satu tanaman pangan yang di tanam oleh masyarakat Desa Bato Bellah. Masyarakat kebanyakan mengkonsumsi jagung sebagai makanan pokok selain beras dan biasanya masyarakat mencampurkan keduanya. Jagung merupakan tanaman yang banyak mengandung karbohidrat. Masyarakat Desa Bato Bellah menanam jagung di sawah dan juga kebun yang mereka miliki. Tanaman jagung yang biasa ditanam oleh masyarakt merupakan benih jagung lokal asli Madura. Jagung lokal mempunyai karakteristik yang dicirikan oleh ukuran jagung yang kecil dan batang yang pendek, tidak seperti jagung pada umumnya dari pemerintah. Batang jagung lokal relatif lebih kecil dan kurus dan daunya memanjang degan daun yang tidak begitu lebar.

Tanaman jagung biasanya ditanam saat kondisi tanah kering atau pada musim kemarau. Masa tanam jagung lokal kurang lebih sekitar 3 sampai 4 bulan dari masa tanam sampa masa panen. Perawatan jagung lokal lebih mudah dan lebih tahan terhadap hama, sehingga tidak banyak memerlukan pupuk maupun obat pembasmi hama. Masyarakat Desa Bato Bellah biasa memanen jagung saat jagung sudah tua (umur 3- 4 bulan). Jagung yang telah dipanen biasa diperjual belikan secara langsung di ladang maupun setelah di panen dan dipisahkan antara biji dengan kulitnya kepada pengepul. Harga jual jagung lokal madura dapat berkisar antara 3.000- 4.500 pada kondisi biji jagung yang telah kering. Selain dijual masyarakat kebanyakan memanfaatkan jagung sebagai pengganti nasi atau bahan makanan pokok. Selain memanfaatkan hasil panen biji jagung, masyarakat Desa Bato Bellah juga memanfaatkan batang dan daun jagung sebagai pakan ternak. Sehingga, sedikit bagian yang tidak dimanfaatkan.

0 komentar:

Posting Komentar