Tanaman Kacang

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan salah satu tanaman polong- polongan yang biasa ditanam oleh petani di Desa Bato Bellah. Tanaman kacang, jagung, dan pagi merupakan tanaman yang paling banyak ditemui dan ditanam oleh petani. Ketika berkeliling di area persawahan dan perkebunan maka akan lebih sering ditemukan tanaman kacang meskipun pada skala penanaman yang tidak begitu luas. Masyarakat Desa Bato Bellah lebih sering menanam kacang tanah dikarenakan tanahnya yang cocok untuk ditanami kacang, serta tidak memerlukan adanya perawatan yang rumit dan tidak memerlukan banyak air serta obat khusus untuk membasmi hama. Kacang tanah biasa ditanam saat kondisi air tanah yang sedang, tidak terlalu kering dan juga basah dengan tekstur tanah yang gembur dan subur.
Kacang tanah merupakan tanaman budidaya yang dipanen bijinya untuk tujuan dikonsumsi. Masyarakat Desa Bato Bellah biasanya memanfaatkan sebagai makanan seperti : kacang goreng, sambal, kacang rebus, maupun dimakan mentahan. Kacang tanah mempunyai kandungan protein yang tinggi , lemak dan vitamin. Sehingga akan bermanfaat jika dikonsumsi oleh masyarakat. Kacang tanah yang berada di Desa Bato Bellah mempunyai masa tanam kurang lebih sekitar 3- 4 bulan. Masyarakat Bato Bellah biasanya memanen sendiri kacang tanah untuk kemudian dikeringkan dan di kupas kulitnya. Ada pula masyarakat yang menjual dalam kondisi kulit telah kering, dimana dijual seharga 75.000 per bak. Adapun harga kacang tanah yang telah dikupas kulitnya berkisar antara 25.000- 30.000. masyarakat biasa menanam kacang dengan benih yang berasal dari panenan sebelumnya, sehingga tidak memerlukan biaya untuk membeli benih. Kacang merupakan tanaman yang sekali panen, dimana dalam  sekali panen para petani dapat menhasilkan beberapa karung besar kacang yang siap diolah dan dikonsumsi untuk berbagai keperluan. Masyarakat biasa menjual hasil panen ke pasar dan ke pengepul maupun di toko- toko sekitar tempat tinggal. 

0 komentar:

Posting Komentar