Tanaman Timun

Timun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu tanaman yang dapat menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi maupun diperjual belikan. Masyarakat Desa Bato Bellah memanfaatkan lahan pertanian yang ada untuk ditanami sayuran salah satunya yaitu mentimun. Timun lokal mempunyai akar berbentuk tunjang dan berair, betang lunak dan berair, daun menjari dengan ujug runcing serta berbulu halus pada bagian batang dan daun. Tanaman mentimun lokal mempunyai ukuran yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan timun pada umumnya, dengan masa tanam hingga masa panen sekitar 2 bulan. Masa tanam yang tidak terlalu lama dan perawatannya yang mudah serta tahan terhadap hama membuat masyarakat di Desa Bato Bellah banyak yang menanam tanaman mentimun. Masyarakat biasa menanam sendiri mentimun di sawah, pada saat kondisi tanah tidak terlalu basah an juga tidak terlalu kering untuk mendapatkan hasil panen yang baik.
Masa panen mentimun menyesuaikan dengan kondisi suhu, tanah dan iklim yang ada. Masayarakat biasa menjual hasil panen di pasar sayur setempat, dan  terkadang pedagang mengambil langsung di lokasi pemanen atau sawah serta biasanya dikonsumsi sendiri oleh petani. Pemanenan dilakukan setiap lima hari sekali tanpa menggunakan alat bantu melainkan dengan tangan. Harga jual mentimun berkisar antara 2.500- 3.000 per kilogram. Mentimun mempunyai kandungan air yang cukup banyak dan berbagai kandungan gizi seperti kalori, karbohidrat dan  vitamin.

0 komentar:

Posting Komentar